BUMDes di Lampung Selatan Siap Jadi Pilot Project Nasional

0
68

Bandar Lampung – Gagasan menjadikan Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) di Lampung Selatan sebagai pilot project nasional mendapat dukungan langsung dari Menteri Koordinator Bidang Perekonomian dan Pangan, Zulkifli Hasan.

Langkah ini dinilai sebagai bagian dari strategi percepatan digitalisasi ekonomi desa berbasis sumber daya manusia unggul.

Pernyataan tersebut disampaikan oleh Akademisi Universitas Indonesia Mandiri, Dr. Sigit Apriyanto, dalam kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengelolaan Bumdes yang digelar di Swiss-Belhotel Lampung.

“Pak Menko pernah menyampaikan bahwa sektor usaha di Lampung Selatan dirancang menjadi percontohan nasional. Nantinya, banyak kabupaten lain yang akan belajar dari Lampung Selatan,” ujar Dr. Sigit, Kamis 26 Juni 2025.

Menurutnya, antusiasme Menko Pangan untuk membangun Lampung tak hanya terlihat dari kebijakan, tetapi juga dari upaya melibatkan akademisi lintas universitas dalam menyusun roadmap pembangunan berbasis teknologi informasi.

“Ke depan, semua sektor—pendidikan, pariwisata, UMKM, hingga Bumdes—akan diintegrasikan ke dalam sistem digital. Itu komitmen dari Pak Menko,” jelasnya.

Dr. Sigit menekankan bahwa salah satu tantangan utama dalam pengelolaan Bumdes adalah lemahnya kapasitas sumber daya manusia. Bimtek ini dirancang untuk menjawab persoalan tersebut.

“Banyak Bumdes terhenti atau rugi karena kurangnya pemahaman soal tata kelola dan transparansi keuangan. Maka, peningkatan kapasitas SDM menjadi kebutuhan mutlak,” tegasnya.

Dia menambahkan, pelatihan ini telah mendapat dukungan dari Bupati Lampung Selatan serta Kementerian, sebagai bagian dari persiapan menuju digitalisasi Bumdes yang akuntabel dan profesional.

Sementara itu, Wakil Bupati Lampung selatan M. Syaiful Anwar dalam sambutannya mengajak khususnya para Kepala Desa dan pengelola BUMDes untuk berani berinovasi, bekerja sama lintas desa, menjaga integritas dan transparansi pengelolaan serta selalu mendengar aspirasi masyarakat sebagai pemilik sejati dari BUMDes itu sendiri.

Syaiful berharap para peserta bimtek tidak hanya menerima materi secara teoritis, tetapi juga mampu berdiskusi aktif, berbagi pengalaman dan menyerap praktek-praktek terbaik dalam pengelolaan BUMDes.

” Saya minta semua peserta serius mengikuti bimtek ini. Apalagi ini narasumbernya dari Universitas Indonesia Mandiri (UIM), ” Pungkas Syaiful.

Syaiful menegaskan dengan semangat gotong royong dan komitmen bersama dapat menjadikan BUMDes sebagai kekuatan nyata dalam membangun desa dan daerah.(*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here